Bupati Kampar Tinjau Progres Islamic Center, Target Rampung 18 Maret

Bupati Kampar Tinjau Progres Islamic Center, Target Rampung 18 Maret

BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar meninjau langsung progres pembangunan Islamic Center Kabupaten Kampar yang kini memasuki tahap akhir pengerjaan, Selasa, 24 Februari 2026. Pemerintah daerah menargetkan proyek tersebut rampung pada 18 Maret 2026 agar dapat dimanfaatkan masyarakat saat Idul Fitri.

Peninjauan dilakukan bersama Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti. Turut mendampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Afrudin Amga, Pelaksana Tugas Inspektorat Muhammad Irsyad, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Helmi.

Berdasarkan laporan di lapangan, pekerjaan fisik Islamic Center secara umum telah selesai dan saat ini difokuskan pada tahap finishing. Penyempurnaan dilakukan pada sejumlah bagian bangunan untuk memastikan mutu konstruksi sesuai dengan perencanaan dan standar teknis.

Ahmad Yuzar mengatakan pembangunan Islamic Center merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memperkuat syiar Islam sekaligus menyediakan sarana keagamaan yang representatif bagi masyarakat.

“Kita berharap pembangunan ini selesai tepat waktu dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” kata Ahmad Yuzar.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap proyek tersebut akan terus dilakukan hingga seluruh pekerjaan dinyatakan tuntas. Pemerintah daerah, menurut dia, tidak hanya menekankan ketepatan waktu, tetapi juga kualitas hasil pembangunan.

Wakil Bupati Misharti menambahkan, evaluasi secara berkala diperlukan agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Ia berharap Islamic Center nantinya menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Kampar.

Dengan progres yang telah memasuki tahap akhir, pemerintah daerah optimistis Islamic Center Kabupaten Kampar dapat segera difungsikan sebagai salah satu fasilitas publik yang merepresentasikan identitas religius daerah.(ADV)