Penguatan Kendali Pemerintahan, Kampar Rotasi 26 Pejabat Administrator dan Pengawas
Bangkinang Kota — Pemerintah Kabupaten Kampar kembali mempertegas arah konsolidasi pemerintahan dengan melakukan perombakan birokrasi besar-besaran melalui pelantikan 26 pejabat administrator dan pengawas. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Kampar tengah mempercepat penguatan struktur organisasi untuk mendorong efektivitas pemerintahan dan ketepatan pelaksanaan agenda pembangunan daerah.
Pelantikan berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026, di Aula Kantor Bupati Kampar, dipimpin Bupati Kampar Ahmad Yuzar diwakilkan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar, Ardi Mardiansyah.
Hadir pula deretan pejabat kunci seperti Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhammad, Kepala BKPSDM Riadel Fitri.
Kehadiran para pimpinan OPD ini menegaskan bahwa restrukturisasi birokrasi menjadi fokus utama dalam strategi pemerintahan daerah tahun ini.
Dalam arahannya, Ardi Mardiansyah menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda rutin, namun merupakan bagian dari strategi penataan ulang birokrasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan selaras dengan target pembangunan Kabupaten Kampar.
“Pelantikan ini adalah momentum untuk memperkuat roda pemerintahan. Kami berharap seluruh pejabat dapat bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan loyalitas demi kemajuan Kabupaten Kampar,” ujar Ardi.
Ia menegaskan bahwa pejabat administrator dan pengawas memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak implementasi kebijakan di lapangan. Karena itu, pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program, efisiensi kerja, hingga kedisiplinan aparatur akan menjadi standar baru yang diberlakukan pemerintah daerah.
Ardi menyampaikan bahwa perombakan ini merupakan bagian dari komitmen reformasi birokrasi yang mengharuskan aparatur daerah lebih adaptif dan berorientasi hasil. Ia memastikan bahwa seluruh pejabat yang dilantik akan menjalani evaluasi periodik untuk menilai kesesuaian kinerja dengan target organisasi.
“Birokrasi hari ini harus mampu merespon kebutuhan masyarakat dengan cepat dan akurat, terutama di sektor pelayanan publik dan pembangunan strategis,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Kampar tidak ingin ada ruang stagnasi yang berpotensi menghambat percepatan agenda pembangunan daerah. Karena itu, penyegaran jabatan akan terus dilakukan sesuai dinamika dan kebutuhan organisasi.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Sebanyak 26 pejabat resmi menempati posisi baru di sejumlah dinas dan kecamatan:
Yohanes Purwoko – Kabag Perekonomian Setda Kampar
Irwan AR, S.Pi – Kabag SDM Setda Kampar
Safarudin, S.Pi., M.Si – Sekretaris Dinas Kominfo dan Persandian
dr. Zulhendra Das’at – Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan
dr. Siti Valiani – Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan
Andry Billiansah – Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
dr. Alimora – Kabid Sarpras Dinas Damkar dan Penyelamatan
Jhon Mainir, S.P – Kabid Penguatan Daya Saing Hasil Perikanan Dinas Perikanan
M. Rijal, S.Hut – Kabid Sarpras Pertanian Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura
Yusak, S.KM – Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan
Niryadi, A.Md – Kasubbag Umum dan Kepegawaian DPRKP
Tomirin, S.E – Kasi Perencanaan dan Pengendalian Kawasan Permukiman
Rito, S.E – Kasi Pemerintahan Kecamatan Kampar Utara
Febby Admannur, S.Stp., M.Si – Kasi Trantibum Kecamatan Tambang
Peswito, S.E – Kasi Kesos Kecamatan XIII Koto Kampar
Zulkawi, S.P – Kasi Pemerintahan Kecamatan XIII Koto Kampar
Jon Kenedi, S.Sos., M.H – Kasi Trantibum Kecamatan XIII Koto Kampar
Muhammad Yusuf, S.H – Kasi Pemerintahan Kecamatan Kuok
Sarjiono, S.KM., M.Kes – Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan XIII Koto Kampar
Supratman, S.E – Kasi Pemerintahan Kecamatan Koto Kampar Hulu
Ijon Hendri, S.Ap – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan XIII Koto Kampar
Yondelos Jamal – Kasubbag Umum Kecamatan Kampar Utara
Arnita Warni, A.Md – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Kuok
Muhammad Yasir, S.T – Kepala UPT Peralatan Alat Berat Dinas PUPR
Amat Sean, S.T – Kasubid Kesiapsiagaan BPBD
Farida, S.E., M.M – Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil
Usai pelantikan, Ardi menegaskan bahwa proses penyegaran birokrasi akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap struktur organisasi berjalan efektif dan tidak menjadi hambatan dalam penyelesaian program prioritas 2026.
Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor agar setiap program dapat berjalan lebih terintegrasi dan tepat sasaran. Pemerintah daerah menargetkan terbentuknya birokrasi yang ramping, efisien, serta berorientasi hasil.
Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara dan ucapan selamat dari jajaran pimpinan OPD kepada para pejabat yang baru dilantik.(ADV)