Pj Sekda Ardi Mardiansyah Tekankan Sinergi Pemda dan BUMN untuk Perkebunan di Kampar

Pj Sekda Ardi Mardiansyah Tekankan Sinergi Pemda dan BUMN untuk Perkebunan di Kampar

PEKANBARU — Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Ardi Mardiansyah, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan memperkuat iklim investasi di sektor perkebunan. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri pertemuan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau bersama Forkopimda kabupaten/kota dan manajemen PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Selasa, 24 Februari 2026.

Ardi hadir mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar dalam forum yang berlangsung di Balai Serindit, Gubernuran Riau. Pertemuan tersebut dipimpin Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Haryanto, dan diikuti jajaran Forkopimda Provinsi Riau serta unsur Forkopimda kabupaten/kota se-Riau.

Dalam forum itu, Ardi menyatakan Pemerintah Kabupaten Kampar siap mendukung kebijakan strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor perkebunan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan badan usaha milik negara menjadi prasyarat bagi terciptanya tata kelola yang transparan dan berkelanjutan.

“Sinergi antarpemangku kepentingan penting untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif sekaligus memastikan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat,” kata Ardi dalam keterangannya.

Menurut dia, stabilitas keamanan dan kepastian regulasi merupakan faktor utama dalam menarik dan mempertahankan investasi. Kehadiran unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, seperti Dandim 0313/KPR, Kapolres Kampar, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas daerah.

Pertemuan tersebut juga membahas penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung pengelolaan perkebunan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Ardi berharap forum itu menghasilkan langkah konkret yang mampu memperkuat kerja sama lintas sektor, sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau secara umum.(ADV)