Satpol PP Kampar Intensifkan Patroli, Remaja Diberi Imbauan di Ruang Publik

Satpol PP Kampar Intensifkan Patroli, Remaja Diberi Imbauan di Ruang Publik

KAMPAR — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar mengintensifkan patroli malam di sejumlah ruang publik di Kota Bangkinang, Riau, sebagai bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah tentang ketenteraman dan ketertiban umum (tibumtranmas). Dalam kegiatan tersebut, petugas lebih mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan kepada kalangan remaja yang masih beraktivitas hingga larut malam.

Patroli digelar pada Sabtu hingga Minggu, 2–3 Mei 2026, mulai pukul 22.30 hingga 01.30 WIB. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran antara lain Lapangan Pelajar di Jalan Prof M Yamin, Lapangan Merdeka, serta Taman Kota Bangkinang yang kerap menjadi titik berkumpul masyarakat pada malam hari.

Pelaksana tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Kampar, Yorin Effendi S, STP, MH, mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 8 Tahun 2017. Menurut dia, patroli dilakukan untuk meminimalkan potensi pelanggaran serta menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.

“Dalam patroli, kami menemukan sejumlah remaja yang masih berkumpul di ruang publik. Petugas kemudian memberikan imbauan agar mereka dapat menjaga ketertiban dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu masyarakat,” kata Yorin dalam keterangannya, Minggu, 3 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pendekatan yang dilakukan tidak bersifat represif. Satpol PP, kata dia, lebih mengutamakan edukasi agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kesadaran terhadap pentingnya ketertiban umum.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sejumlah titik terpantau dalam kondisi aman. Tidak ditemukan pelanggaran menonjol maupun kendala berarti di lapangan.

Yorin menambahkan, patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat semakin meningkat dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Upaya menjaga ketertiban umum tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Perlu peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.(Adv)